get the hell out

9 Agu

Bila frasa ini terdapat dalam dialog, penerjemahannya relatif lebih mudah. Tetapi bagaimana kalau ini termuat dalam narasi? Misalnya:

He did it all and then got the hell out before anyone knew.

Bila hanya diterjemahkan keluar, rasa serapahnya luntur. Maka saya menggunakan enyah.

2 Tanggapan to “get the hell out”

  1. Femmy Syahrani 9 Agustus 2010 pada 11:05 #

    Hengkang atau angkat kaki bisa juga dipertimbangkan, tergantung konteksnya.

  2. Rini Nurul Badariah 11 Agustus 2010 pada 09:42 #

    Betul, Fem. Terima kasih atas masukannya:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: