The last thing I wanted

13 Agu

The last thing I wanted was for her to feel that she had let me down.” Terjemahan harfiahnya adalah, “Hal terakhir yang kuinginkan, ia sadar telah mengecewakanku.”

Mengingat the last thing ini adalah hal yang justru sangat tidak diinginkan, maka terjemahan yang menurut saya pas adalah, “Hal yang sangat kuhindari,  ia  sadar telah mengecewakanku.”

Lihat juga: the last thing

4 Tanggapan to “The last thing I wanted”

  1. natnat 16 Agustus 2010 pada 13:21 #

    Mbak, kenapa gak langsung aja:

    “Aku tidak ingin dia sadar bahwa dia telah mengecewakanku.” ?

    • Femmy Syahrani 16 Agustus 2010 pada 13:59 #

      Bisa juga. Lebih sederhana, ya. Atau, “Aku tidak ingin sama sekali…”

  2. Rini Nurul Badariah 18 Agustus 2010 pada 09:06 #

    Terima kasih masukannya, Natnat, Femmy:)

Trackbacks/Pingbacks

  1. the last thing | Catatan Penerjemahan - 9 Februari 2015

    […] Lihat juga: The last thing I wanted […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: