‘Anda-saya’ atau ‘Kau-aku’?

24 Agu

Salah satu kritik yang saya peroleh dalam penerjemahan Pollyanna adalah penggunaan sapaan Anda pada Bibi Polly, alias Miss Polly. Menurut pembaca, itu menampakkan kekakuan dan Pollyanna terkesan takut pada bibinya sendiri. Sebenarnya yang saya coba kemukakan adalah adanya jarak antara mereka berdua, sebab sungguhpun Miss Polly adalah bibi kandung Pollyanna, mereka sudah lama tidak bertemu dan Miss Polly tidak begitu senang menerima kehadiran gadis cilik itu di rumahnya.

Penyebab lain adalah ingatan saya pada buku-buku bacaan tahun 80-an, antara lain Seri Petualangan Enid Blyton. Karakter ibu kandung Philip dan Dinah, juga ibu angkat Jack dan Lucy-Ann, bernama Polly. Penerjemah menggunakan sapaan ‘Anda’ ketika Jack dan Lucy-Ann menyapa ‘Bibi Polly’ dalam dialog.

Baiklah, ini catatan bagi saya karena zaman sudah bergeser. Menilik film-film saja misalnya, menyapa orang yang lebih tua dalam konteks kekeluargaan dan persahabatan [atau hubungan kerja sekalipun] telah lazim dengan ‘Kau-aku’.

Ini tidak menjadikan proses alih budaya lebih mudah. Cukup sering saya harus meneliti profil seorang karakter yang tampil. Apabila ia digambarkan sangat santun, misalnya, maka ‘Anda-saya’ harus diterapkan. Belum lagi pengaruh hirarki, sebagai contoh seorang pelayan kepada majikannya. Sebaliknya, sang majikan boleh ber-‘Kau-aku’ kepada pelayan tersebut. Lain halnya apabila majikan ini sangat akrab dengan pelayannya, katakanlah seperti Nancy dan Pollyanna. Toh, kebingungan timbul kembali karena Nancy tetap memanggil nona kecilnya “Miss Pollyanna”. Sudah barang tentu, aturan kesopanan ditambah keharusan yang ditekankan Miss Polly yang menjadi musababnya.

Genre klasik, yang khas dengan aroma adat-istiadat lama dan aristokrasi pada beberapa karakternya, mengukuhkan pemakaian ‘Anda-saya’ tadi. Ini wajib diaplikasikan saat seseorang baru pertama kali bertemu dengan lawan bicaranya, sebut saja ketika berpapasan di jalan dan menanyakan arah. Meskipun kemudian Pollyanna sangat dekat dengan Mr. Pendleton, tetangganya, ia menggunakan ‘Anda-aku’ dalam percakapan sebab berhadapan dengan orang yang lebih tua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: