was

7 Mar

Di komentar ini, Mbak Esti meminta pembahasan soal petikan percakapan berikut ini:

A: “She is a good mother.”
B: “Was. You mean she was a good mother.”
A: “She’s gone?”
B: “Yes, breast cancer took her.”

Untuk menerjemahkan ini, kita lihat dulu konteksnya. Mengapa B mengoreksi ucapan A, dari is menjadi was? Dalam contoh ini, B ingin memberi tahu A bahwa orang yang dibicarakan sudah meninggal, dan kurasa ini inti pesan yang harus disampaikan dalam terjemahan. Terjemahannya bisa misalnya:

A: “Dia ibu yang baik.”
B: “Sayang, dia sudah tiada.”
A: “Dia sudah meninggal?”
B: “Benar, gara-gara kanker payudara.”

Mari kita lihat pola seperti ini, dalam konteks yang berbeda.

A: “He is a good cop.”
B: “Was. He was a good cop.”
A: “What do you mean?”
B: “He quit his job and became a writer. He writes crime-thrillers, basing them on his experience as a cop.”
atau
B: “Ever since he got shot in the line of duty, he’s become reckless and trigger-happy.”

Dalam contoh ini, B mengoreksi A untuk memberitahunya bahwa orang yang dibicarakan kini bukan polisi yang baik. Terjemahan kalimat kedua bisa misalnya, “Sekarang sudah tidak lagi” atau “Itu sih dulu.”

4 Tanggapan to “was”

  1. esti 7 Maret 2011 pada 11:27 #

    ai like dis🙂

  2. Ayu octavira 27 Oktober 2011 pada 11:43 #

    THANKS…BANYAK MANFAAT YANG DAPAT SAYA AMBIL

  3. Ida rodiatamardiyah 18 September 2012 pada 13:52 #

    awesome sharing,,, thanks a lot mb femmy🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: