Well

3 Jun

Menurut thefreedictionary.comwell sebagai interjeksi atau kata seru digunakan untuk mengawali ucapan, atau mengisi jeda dalam percakapan, serta untuk mengekspresikan kekagetan, keheranan, dll. Lantas, bagaimana menerjemahkan kata well?

Seperti pleasewell tidak punya padanan yang paling tepat dalam bahasa Indonesia. Jadi, mungkin bisa dimengerti banyak buku terjemahan yang tidak mengalihbahasakan kata ini. Lucunya, beberapa buku lokal pun menggunakan kata well dalam kalimatnya, mungkin karena penggunaannya yang sudah begitu biasa dalam percakapan sehari-hari.

Tapi iseng-iseng saya menemukan beberapa contoh yang menyiasati terjemahan well sehingga kalimatnya terasa lebih luwes *menurut saya ya… :) *

 A: ”Well—you see—it began like this,” said George.
T: “Eh—kejadiannya begini,” kata George.

A: “Well, I think they might say yes!” cried Barbara.
T: “Nah, saya rasa mereka mungkin mau!” seru Barbara.

A: “Well, look who it is,” said Malfoy in his usual lazy drawl.
T: “Wah, lihat siapa itu,” kata Malfoy dengan suaranya yang seperti orang malas.

A: ”Well,” Matilda said, hesitating, “I’ve actually been trying to make up one about you.”
T: ”Yah,” kata Matilda agak ragu, “sebenarnya sejak tadi saya mencoba membuat puisi tentang Anda.”

A: ”Well, I told you I saw two or three people,” said Jack.
T: ”Sudah kubilang, kan, aku melihat dua atau tiga orang di luar,” kata Jack.

Dari contoh-contoh di atas, terlihat menerjemahkan well tergantung pada situasi yang melingkupi kalimatnya. Jadi perlu dilihat dulu maksudnya. Dalam contoh pertama, George ingin menjelaskan sesuatu, tetapi awalnya agak bingung. Maka, penerjemahnya memilih terjemahan seperti di atas. Atau contoh ketiga, yang menunjukkan keheranan Malfoy, sehingga dipilihlah “wah” yang dianggap lebih mewakili.

Sebenarnya, tidak masalah well mau diterjemahkan atau tidak. Toh, penggunaannya sudah begitu familier. Tapi, setiap kali bertemu kata well dalam terjemahan, saya jadi berpikir, ah masa sih well ini benar-benar nggak bisa diekspresikan dalam bahasa Indonesia? :D

Tulisan Lulu Fitri Rahman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: