where vs. di mana

11 Mei

Sebagai penerjemah ataupun penyunting, pernahkah Anda kesulitan saat menghadapi kata “di mana”, padahal Anda tahu bahwa “di mana” bukan kata hubung dalam bahasa Indonesia, melainkan kata tanya? Kata hubung where, which, in which, dan sejenisnya dalam bahasa Inggris memang sering diterjemahkan – oleh penerjemah yang “tidak mau repot” – menjadi “di mana”, “dalam mana”, dan seterusnya.

Bagaimanakah Anda menyiasatinya?

Mari kita simak beberapa contoh berikut, yang ditayangkan secara berurutan berupa kalimat Inggrisnya, kalimat terjemahan sebelum disunting, dan kalimat terjemahan hasil penyuntingan. Ada kalimat yang dapat dengan mudah disunting, tetapi ada juga yang mengharuskan penyuntingnya “memutar otak sedikit” untuk menyiasati penghilangan kata “di mana” ini.

Photosynthesis is the process by which CO2 is converted into organic compounds.
Fotosintesis adalah proses di mana CO2 diubah menjadi senyawa organik.
Fotosintesis adalah proses yang mengubah CO2 menjadi senyawa organik.
ATAU
Fotosintesis adalah proses pengubahan CO2 menjadi senyawa organik.

The Company is divided into several departments where each department has several sections.
Perusahaan itu terbagi atas beberapa departemen di mana setiap departemen memiliki beberapa bagian.
Perusahaan itu terbagi atas beberapa departemen dan setiap departemen memiliki beberapa bagian.

Others came from Argentina where the influence of a particular science rests firmly.
Yang lain berasal dari Argentina di mana pengaruh ilmu tertentu berpijak dengan kokoh.
Yang lain berasal dari Argentina, tempat pengaruh ilmu tertentu berpijak dengan kokoh.

I am often travelling internationally where driving a rental car is inconvenient or expensive.
Saya sering bepergian ke mancanegara di mana mengemudi mobil sewaan terasa tidak nyaman dan mahal.
Saya sering bepergian ke mancanegara, dan di sejumlah negara mengendarai mobil sewaan terasa tidak nyaman dan mahal.

3 Tanggapan to “where vs. di mana”

  1. melodyvioline 11 Mei 2014 pada 17:56 #

    Terima kasih, Ibu Sofia.
    Aku baru kepikiran kata hubung bisa diakali menjadi “yang”.

    Aku pernah coba bagi dua kalimatnya, terutama kalau kalimatnya panjang.

    Contoh:
    He has gone back to his hometown where he can spend more time gardening.
    Dia sudah kembali ke kampung halamannya. Di sana dia bisa lebih sering berkebun.

    • sofiamansoor 12 Mei 2014 pada 19:16 #

      Hi Melody,
      Ya, menyiasatinya bisa dengan berbagai cara, termasuk memenggal kalimat panjang menjadi dua kalimat yang lebih pendek. Kalau mau tetap menjadi satu kalimat, kata hubung “dan” bisa dipertimbangkan, seperti yang saya gunakan di contoh kalimat suntingan yang terakhir.

Trackbacks/Pingbacks

  1. [Klinik Terjemahan 2015] In the Hour Before Midnight (3) | Penerjemah-Editor Buku - 29 September 2015

    […] Simak menerjemahkan “where” vs. di mana. […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: