dear-me-what-now

16 Mar

Dalam bab pertama Pollyanna Grows Up, terdapat kalimat berikut:

“Well, Mary,” answered a “dear-me-what-now” voice. “Haven’t I–Oh, Della!” The voice grew suddenly warm with love and surprise. “You dear girl, where did you come from?”

Saya mencoba membayangkan ekspresi Ruth Carew, yang menuturkan kalimat di atas. Menurut konteks, Ruth dikunjungi oleh Della dan tidak ingin bertemu siapa pun.

Maka saya terjemahkan begini:

“Nah, Mary,” terdengar suara bernada “duh, ada apa lagi sih”. “Bukankah sudah kukatakan–Oh, Della!” Kini suara itu dihangatkan oleh rasa terkejut dan kasih sayang. “Anak Manis, kau dari mana?”

Bila ingin sentuhan yang lebih formal, bisa juga diterjemahkan “ya ampun, apa lagi sekarang“.

2 Tanggapan to “dear-me-what-now”

  1. Widi_theGeek 16 Maret 2015 pada 09:49 #

    Kayaknya in a “dear-me-what-now” voice kalau jadi adverb jadinya exasperatedly ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: