Menerjemahkan Pengulangan Kata Ganti Orang

17 Mar

Seorang rekan penerjemah menyatakan bahwa terkadang ia memilih menghadapi deskripsi ketimbang narasi yang menggambarkan tokoh tengah berpikir atau mengalami pergulatan batin. Saya sependapat karena narasi semacam itu menghadirkan pengulangan yang perlu disikapi cermat. Contoh dalam materi yang sedang saya garap di bawah ini:

She thought of Gaetano and Cesare and Luciano and how they treated her with respect and affection. Falco too. And lately she had caught him looking at her with something more in his expression.

Semula saya menerjemahkannya sbb:

Ia teringat Gaetano dan Cesare dan Luciano dan cara mereka memperlakukannya dengan penuh hormat dan kasih sayang. Falco juga. Dan belakangan ia memergoki tatapan pemuda itu mengandung sesuatu yang lain.

Jika dibaca selintas, ‘ia’ pada kalimat kedua dapat menimbulkan kekeliruan bahwa yang dimaksud adalah Falco. Maka perlu diperjelas bahwa ‘ia’ adalah tokoh lain yang sesuai cerita/kalimat sumber adalah seorang gadis. Caranya:

1. Menyebutkan nama salah satu tokoh tanpa kata ganti

Ia teringat Gaetano dan Cesare dan Luciano dan cara mereka memperlakukannya dengan penuh hormat dan kasih sayang. Falco juga. Dan belakangan Georgia memergoki tatapan pemuda itu mengandung sesuatu yang lain.

Bisa juga seperti ini:

Georgia teringat Gaetano dan Cesare dan Luciano dan cara mereka memperlakukannya dengan penuh hormat dan kasih sayang. Falco juga. Dan belakangan gadis itu memergoki tatapan Falco mengandung sesuatu yang lain.

2. Tidak menggunakan kata ganti sama sekali

Ia teringat Gaetano dan Cesare dan Luciano dan cara mereka memperlakukannya dengan penuh hormat dan kasih sayang. Falco juga. Dan belakangan Georgia memergoki tatapan Falco mengandung sesuatu yang lain.

Menurut diskusi dengan seorang rekan editor, sesuai rujukan beberapa buku, ini diperbolehkan meski terkesan mengulang-ulang. Selain menghindari kebingungan, banyaknya tokoh yang disebut dalam jarak berdekatan menjadi alasan kuat. Ini bisa diterapkan dalam alinea yang terus menyebut he dan she bergantian, misalnya.

2 Tanggapan to “Menerjemahkan Pengulangan Kata Ganti Orang”

  1. F.P. 14 April 2015 pada 20:39 #

    tapi kalo misalnya ada banyak kata he/she dalam sebuah kalimat gimana mbak? apa selain kata ganti nama, juga bisa di pakai kata ganti lain, misalnya sifat atau ciri khas karakter?

    misal dalam cerita itu Georgia pemalu dan Falco mempunyai rambut mohawk,

    Ia teringat Gaetano dan Cesare dan Luciano dan cara mereka memperlakukannya dengan penuh hormat dan kasih sayang. Falco juga. Dan belakangan gadis pemalu itu memergoki tatapan sang pria berambut mohawk mengandung sesuatu yang lain.

    sah gak kalo kaya gitu?😀

    • Rini Nurul Badariah 14 April 2015 pada 20:48 #

      Setahu saya nggak boleh, karena itu terlalu jauh “mengubah” karya aslinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: