Tentang catatan ini

Saya seorang penerjemah otodidak, hanya pernah belajar bahasa Inggris di sekolah dan dari banyak membaca dan menonton, tidak pernah kursus atau kuliah secara khusus. Soal penerjemahan sendiri, saya belajar banyak dari praktik dan dari sesama penerjemah. Namun, kadang timbul keinginan untuk belajar secara formal, baik itu dari buku maupun artikel.

Sayangnya, artikel tentang penerjemahan yang muncul di media massa biasanya membahas kesalahan terjemahan, yang umumnya terjadi karena si penerjemah tidak memahami bahasa sumber, dan sebenarnya bisa dihindari andai saja si penerjemah membuka kamus atau menguasai tata bahasa dalam bahasa sumber. Amat jarang saya menemukan tulisan yang dapat membantu seorang penerjemah yang sudah baik agar bisa lebih baik lagi.

Dengan pemikiran inilah, saya membuat catatan ini. Saya ingin mencatat hal-hal yang saya temui dalam proses penerjemahan, agar tidak terlupa. Saya juga mencatat hal-hal yang saya lihat dalam terjemahan orang lain, terutama yang saya sunting. Sebagian besar isi catatan ini mungkin hal-hal kecil, yang bertujuan bukan untuk mengoreksi kesalahan terjemahan elementer, melainkan untuk memoles terjemahan yang sudah benar agar menjadi lebih baik.

Agar blog ini lebih hidup, saya mengajak beberapa rekan penerjemah untuk ikut menyumbang tulisan. Saya juga mengundang para pengunjung untuk berpartisipasi dalam jurnal ini, mengomentari tulisan yang ada, bertukar pikiran ataupun mengungkapkan alternatif terjemahan untuk contoh-contoh yang ditayangkan di sini, atau bahkan menyumbangkan tulisan atau bertanya.

Semoga bermanfaat!

Femmy Syahrani

%d blogger menyukai ini: