Archive by Author

Menyiasati Kalimat Negatif

19 Feb

Beberapa editor memberi saya wejangan agar ekstra hati-hati menghadapi “jebakan” kalimat berstruktur negatif/pengingkaran. Beberapa kali saya terpeleset mengartikan kebalikannya. Setelah itu, sedapat mungkin saya menerjemahkan berbeda guna mempermudah pembaca mencerna.

Contohnya sbb:

  • S: Some said that the boy’s ghost walked abroad, others that he was not really dead at all.
  • T: Ada yang mengatakan bahwa hantu pemuda itu gentayangan, yang lain mengatakan bahwa sebenarnya ia masih hidup.
  • S: Not attracting attention to oneself was something Rosalind’s parents considered to have the force of an Eleventh Commandment.
  • T: Bagi orangtua Rosalind, menghindari sorotan sungguh penting sehingga digolongkan Perintah Kesebelas.
  • S: Should she put ‘love from’? It was a  common enough empty phrase but she didn’t want him to get the wrong idea, so she wrote ‘Yours sincerely, Rosalind Meadows’.
  • T: Haruskah ia menulis ‘salam sayang’? Itu basa-basi umum tapi bisa-bisa Rainbow salah paham, maka ditulisnya ‘Terima kasih, Rosalind Meadows’.

Namun kadang “tidak” tak terelakkan, demi penegasan arti. Seperti di bawah ini:

  • S: And Sky didn’t mind looking after her; it was true that they were all-in-all to each other.
  • T: Sky tidak keberatan mengurus ibunya. Memang benar mereka tidak punya siapa-siapa.

Atau

  • S: “Do you know the story about Senator Rudd and the EPA?” he asked, with full knowledge that fewer than five people knew the details.
  • T: “Kau pernah dengar cerita tentang Senator Rudd dan EPA?” Carl bertanya, tahu pasti hanya kurang dari lima orang yang tahu kisah tersebut.
  • E: “Kau pernah dengar cerita tentang Senator Rudd dan EPA?” Carl bertanya, tahu pasti tak sampai lima orang yang tahu kisah tersebut.

spent

19 Feb

Contoh 1:

A: She’d spent too much time on her mission.

T: Ia menghabiskan waktu terlalu lama untuk misinya.

E: Waktunya untuk menjalankan misi terlalu lama.

Contoh 2:

A: I would have loved to have spent the day with her, but there were many things to do.

T: Aku akan senang menghabiskan hari bersamanya, tapi banyak yang harus kulakukan.

E: Seharian bersamanya pasti menyenangkan, tapi banyak yang harus kulakukan.

Contoh 3:

A: I spent weeks planning the trip

T: Kuhabiskan berminggu-minggu untuk merencanakan perjalanan itu.

E: Berminggu-minggu kurencanakan perjalanan itu.

Baca juga spent, spend

some (2)

19 Feb

Contoh 1

A: Some of my best friends are books.

T: Beberapa sahabatku adalah buku.

E: Buku termasuk sahabatku.

Contoh 2

A: Quick, boil some water!

T: Cepat, jerang sedikit air!

E: Cepat, jerang air!

Contoh 3

A: Some folks feel the rain, others just get wet.

T: Beberapa orang menikmati hujan, yang lain sekadar basah.

E: Orang tertentu menikmati hujan, yang lain sekadar basah.

Excuse me

18 Feb

A: Excuse me, I’m trying to read!

T: Maaf, aku sedang membaca!/Maaf, aku mau baca!

A: Please excuse me, I have to leave now

T: Permisi, saya harus pergi sekarang.

A: Excuse me?/Oh, nothing.

T: Maksud Anda?/Oh, bukan apa-apa.

raised

28 Okt

Kalimat sumber

But her parents raised her differently.

Dalam konteks cerita ini, si tokoh dibiasakan dan diajari berani oleh orangtuanya. Semula saya hendak menerjemahkannya “Tapi bukan begitu cara orangtuanya membesarkan dia”. Raise sering diartikan “membesarkan” dalam konteks tertentu, namun menurut saya lebih tepat untuk arti fisik, misalnya menyekolahkan, memberi makan, memberi pakaian, dan sebagainya. Maka saya terjemahkan sbb:

Tapi bukan begitu cara didik orangtuanya.

Rather than

24 Okt

A: Rather than feeling exhausted after the long, emotional day, she was chased by a feeling of restlessness

T: Sebaliknya dari merasa lelah sesudah hari yang panjang dan penuh emosi, Diane merasa dikejar perasaan gelisah.

E: Bukannya lelah sesudah hari yang panjang dan penuh emosi, Diane malah dikejar perasaan gelisah.

but even as young as we are

15 Okt

Ini contoh terjemahan yang kebablasan, dari hasil kerja saya sendiri sekian tahun lalu.

A: Cause we’re all gonna run across things in life that we don’t like or agree with, but even as young as we are, we know that many of those things turned out to be true after we learned a few things about life.

T: Karena dalam hidup ini banyak hal yang tidak kita sukai atau setujui, tapi kita pasti tahu bahwa ternyata kebanyakan memang benar.

Seharusnya saya tidak menghilangkan frasa yang menegaskan pernyataan tokoh tersebut, jadi terjemahannya:

E: Karena dalam hidup ini banyak hal yang tidak kita sukai atau setujui, tapi bahkan di usia semuda ini, kita tahu bahwa ternyata kebanyakan memang benar karena sudah mengerti sedikit tentang hidup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.172 pengikut lainnya.