Arsip | Kata Indonesia RSS feed for this section

gara-gara

3 Jun
  • Inggris: I was late because it rained.
  • Terjemahan awal: Saya terlambat karena hujan.
  • Suntingan: Saya terlambat gara-gara hujan.
Iklan

only – belaka

2 Jun
  • Inggris: I thought he was serious, but his words were only lies.
  • Terjemahan awal: Kusangka dia serius, tetapi kata-katanya hanya bohong.
  • Suntingan: Kusangka dia serius, tetapi kata-katanya bohong belaka.

The booty

1 Jun

Dalam konteks sebuah cerita peperangan, ada adegan beberapa anggota pasukan berseru, “The booty! The booty!”
Saya berkonsultasi dengan suami, yang menilik dan membandingkan dengan buku lain. Ceritanya serupa, namun diterjemahkan dari bahasa Arab. Pemulihan ke bahasa asal ini kerap dilakukan apabila saya kesulitan mencerna makna bahasa Inggris di terjemahan yang saya garap.
Menurut suami, kata aslinya (Arabnya) adalah “ganimah” yang berarti “harta pampasan perang”.
Namun mengingat pesan editor agar menyederhanakan bahasa sedapat mungkin, saya ragu memakai terjemahan, “Ganimah! Ganimah!”

Hendak memakai “Pampasan!!” juga kurang sreg. Maka saya menggunakan usul suami untuk menjadikannya kata kerja dan lebih sederhana lagi, “Ambil! Ambil!”

only – semata-mata

1 Jun
  • Inggris: I do this only because I love you.
  • Terjemahan awal: Aku melakukan ini hanya karena aku mencintaimu.
  • Suntingan: Aku melakukan ini semata-mata karena aku mencintaimu

“All about us”

21 Jul

Tergantung konteks kalimat, “all about” tidak selalu berarti “tentang”.

 

“…the women goose-gabbling all about us and fussing with our hair.”

Terjemahan awal: “…para wanita mengoceh tentang kami dan mengurusi rambut kami.”

Terjemahan final: “…para wanita ribut mengoceh di sekitar kami dan mengurusi rambut kami.”

on one’s back

3 Jul

Baru-baru ini saya menemukan kalimat berikut dalam novel terjemahan: “Menjadi seorang pengantin baru membutuhkan banyak duduk, berlutut, dan berbaring di punggung seseorang.” Menurut saya, terjemahan untuk frasa berhuruf tebal ini terlalu setia dengan kalimat aslinya, “Being a new bride required much sitting, kneeling, and lying on one’s back.” Sebenarnya, ada kata Indonesia yang cukup umum untuk berbaring seperti ini, sehingga kalimat tersebut bisa diterjemahkan menjadi, “Pengantin baru memang harus banyak duduk, berlutut, dan berbaring telentang.”

Untuk arah berbaring sebaliknya, dalam bahasa Inggris biasanya digunakan frasa lie on one’s stomach. Dalam bahasa Indonesia, ini bisa diterjemahkan menjadi¬†menelungkup atau bertiarap, tergantung konteks.

Pengganti ‘alih-alih’

22 Mar

Beberapa waktu lalu, Mbak Esti pernah membahas ‘alih-alih’ yang terasa kurang sedap didengar atau dibaca. Saya merenung cukup lama karena sering juga menggunakan kata tersebut, namun belum memperoleh padanan yang lebih pas.

Kadang, saya ‘terpaksa’ menggunakan kata ‘bukannya’. Contoh:

Ia datang untuk makan, alih-alih berbicara denganku.

menjadi

Ia datang untuk makan, bukannya berbicara denganku.

Pengganti lainnya, yang sempat saya temukan di beberapa buku, adalah ‘daripada’. Contoh:

Ia terlihat pucat alih-alih bergembira.

menjadi

Ia terlihat pucat daripada bergembira.

Saya kurang puas dengan padanan ini, kemudian menemukan kalimat lain dalam buku Kabul Beauty School hal. 111

Jadi, sebagai ganti terbang ke Kabul, akhirnya aku terbang ke New York untuk mengikuti pelatihan khusus selama seminggu mengenai penerapan make-up di M.A.C Cosmetics yang telah menyumbangkan produk-produk make-up senilai sekitar tiga puluh ribu dolar ke sekolah ini.

Hati kecil saya mengatakan dalam teks aslinya, ‘sebagai ganti’ dapat diartikan ‘alih-alih’