Arsip | Kata Prancis RSS feed for this section

qui risquerait

15 Jul

Kalimat sumber

Le petit trou sert à évacuer le trop-plein d’eau qui risquerait de les noyer.

Terjemahan

Lubang kecil itu berfungsi mengeluarkan air yang terlalu banyak yang dapat mengancam tanaman.

Suntingan

Salah satu “yang” harus dibuang, tapi jika “yang” kedua diganti “dan”, saya khawatir konotasinya berubah. Maka saya putuskan sbb:

Lubang kecil itu berfungsi mengeluarkan air yang terlalu banyak karena dapat mengancam tanaman.

Les parties les plus fragiles

14 Jul

Kalimat sumber

Les parties les plus fragiles de notre corps sont le visage et les mains.

 

Terjemahan

Bagian yang paling rapuh di tubuh kita adalah bagian wajah dan tangan.

 

Suntingan

Bagian tubuh kita yang paling rapuh adalah wajah dan tangan.

 

classés par espèces

11 Nov

Kalimat sumber

Pourquoi les animaux sont-ils classés par espèces?

Terjemahan

Mengapa binatang dikelompokkan berdasarkan spesies?

Saya kurang sreg dengan dua “kan” di satu kalimat begini, lalu saya sunting sbb:

Mengapa binatang dikelompokkan menurut spesies?

dans lesquelles

11 Nov

Kalimat sumber

Mais il y a quelques légendes dans lesquelles ces créatures sont plutôt sympathiques, malgré leurs poils et leurs crocs.

Terjemahan

Tapi ada beberapa legenda di mana makhluk-makhluk ini bersifat baik, walaupun berbulu dan bertaring.

Suntingan

Tapi dalam beberapa legenda, makhluk-makhluk ini bersifat baik walaupun berbulu dan bertaring.

Dont les petits

8 Nov

Kalimat sumber

Habitant des forêts d’Australie, le koala est un marsupial, c’est-à-dire un mammifère dont les petits commencent leur vie dans la poche ventrale de leur mère.

Karena ini buku anak, kalimat panjang di atas dipenggal saat diterjemahkan: Baca lebih lanjut

aimer

2 Jul

Suatu ketika, saya menerjemahkan buku anak berformat pictorial book sehingga ruangnya terbatas dan saya harus mampu meringkas kalimat.

Kalimat asli

Pourquoi on aime et puis après on n’aime plus?

Terjemahan awal

Mengapa kita menyayangi lalu kelak tidak sayang lagi?

Terjemahan final

Mengapa perasaan cinta kita berubah?

Resolusi

30 Agu

Deux informaticiens discutent vers le 2 janvier : – Qu’est ce que tu as pris comme résolution cette année ?

– 1024 x 768, et toi ?

Dua praktisi informatika mengobrol pada tanggal 2 Januari: “Apa resolusimu tahun ini?”

“1024 x 768, kalau kamu.. ?”

Sumber dari sana

Istilah Gaul Prancis

24 Agu

Dalam bahasa Prancis pun dikenal istilah ‘gaul’ [dalam kamus biasa dibubuhi fam.], juga idiom dan ungkapan. Berikut beberapa di antaranya:

Faire le kéké = pamer, petantang-petenteng. Menurut forum ini, idiom tersebut cukup populer di Prancis Selatan.

Rebelote = Lagi! Digunakan dalam percakapan lisan. Sesuai sejarahnya, biasa dimaksudkan untuk pengulangan sesuatu yang positif seperti menang bermain kartu.

Batounet = panggilan sayang, sama dengan Dear atau Darling.

Ringard = basi, kuno, dalam konteks gaya yang sudah ketinggalan zaman.

Faire gaffe = hati-hati. Dalam bahasa lisan dan diakhiri dengan interjeksi [tanda seru].

Siouplait = gaya non formal s’il vous plaît yang artinya sama dengan please.

Nana = cewek, padanan bahasa Inggrisnya girl.

Cerise sur le gâteau = sebagai penutup/akhir kata

Mimine = sayang, manisku [panggilan sayang]

Slip = celana dalam.

Bouc = kambing.

Ceinture = ikat pinggang.

Surkiffe = suka sekali

Bled = desa.

Somnifere = obat tidur. Mungkin ada kaitan dengan kata sommeil = mengantuk.

Depuis la fin de mon premier semestre

24 Agu

Depuis la fin de mon premier semestre, je n’y suis plus retournée.

Tahap 1:

Sejak akhir semester pertama, aku tidak kembali ke sana lagi.

Tahap 2:

Sejak semester pertama berakhir, aku tidak datang ke kampus lagi.

Tahap 3:

Selepas semester pertama, aku tidak menginjakkan kaki lagi di kampus.

Heureusement

24 Agu

Kalimat BSu [Bahasa Sumber]: Heureusement, mon médecin rira bien de la plaisanterie.

Tahap 1:

Untungnya, dokterku hanya tertawa oleh lelucon itu.

Tahap 2:

Untunglah, dokterku malah tertawa oleh lelucon itu.

Tahap 3:

Syukurlah, lelucon itu ditanggapi dokterku dengan tawa.

Tahap 4:

Syukurlah, lelucon itu tidak membuat dokterku kesal.