Tag Archives: akronim

Crazy Acronyms

9 Agu

Satu lagi tantangan bagi penerjemah fiksi: akronim. Terjemahan sebisa mungkin menjadi akronim juga, dan kadang-kadang singkatannya pun memiliki arti. Mungkin tidak terlalu masalah jika aku hanya bertemu satu atau dua akronim yang berdiri sendiri. Seperti misalnya istilah AdviSeer yang kuterjemahkan menjadi Penasiramal. Atau ada judul bab berupa permainan kata “In FES Station” di mana FES-nya adalah Fee Every Stop, yang kuterjemahkan menjadi Stasiun Pusat (Pungutan Setiap Lewat). Tapi bagaimana jika akronim-akronim yang kutemukan itu bersambungan dan mirip satu sama lain?

Seperti ini:

POPS (Prompt, On Time, Punctual Service) menjadi Lecet: Layanan Tepat, Cepat dan Tangkas

PUPS (Patient, Understanding, Pleasant Service) menjadi Lemas: Layanan Pengertian, Menyenangkan dan Sabar

PIPS (Positive, Inspirational, Peaceful Service) menjadi Lampir: Layanan Damai, Positif dan Inspiratif

PIPS (Pleased, Inspired, Pleasantly-surprised Service) menjadi Lapuk: Layanan Asik, Penuh kejutan dan Unik

PEPS (Put-out, Exasperated, Pissed-off Service) menjadi Lakban: Layanan Kesal, Sebal dan Enggan.

Iklan